NGS TOUR | Travel Umroh | Informasi Umroh | Haji
JKT 02188860191
BDG 022 7536302
IZIN DEPAG D/115 | PARAWISATA 4808

Harga paket umroh 2015

Harga Paket umroh 2015
Harga Paket Umroh 2015 sudah kami sediakan untuk Anda dan keluarga, dapatkan harga khusus untuk sepuluh pendaftar pertama, selain harga paket umroh 2015 reguler kami juga melayani Umroh lanjutan, Harga paket umroh 2015 sudah kami kemas sepanjang tahun, tinggal Anda mengambil keputusan untuk kukuhkan niat suci beribadah ketanah suci bersama keluarga tercinta, kami melayani Anda dengan sepenuh hati, pengalaman kami membuktikan niat dan tekad kami untuk menjadi pelayan tamu Allah yang ikhlas dan mengemban amanah yang tinggi, komitmen kami memudahkan Anda untuk beribadah, jangan percaya dengan oknum yang menjual umroh murahan dengan modus money game, hindari penipuan dengan memilih penyelenggara yang memiliki izin resmi.

Anda juga dapat memilih berbagaimacam paket umroh yang kami sediakan sesuai dengan keinginan Anda dan keluarga.

PROGRAM
PLATINUM
GOLD
MADINAH
Shourfah New/Setaraf
Shourfah New/Setaraf
MAKKAH
Grand ZamZam/Setaraf
Elaf Group/Setaraf
JEDDAH
City Tour
City Tour
JADWAL
HARGA
BLN
TGL
THN
DBL
TPL
QUAD
DBL
TRIPLE
QUAD
UMROH Program  9 Hari
DESEMBER
19 S/D 27
2014
USD
2400
USD
2300
USD
2200
USD
1950
USD
1850
USD
1800
DESEMBER
27
2014
USD
2450
USD
2350
USD
2250
USD
2175
USD
2025
USD
1975
JANUARY
15
29
2015
USD
2100
USD
2000
USD
1950
FEBRUARY
11
25
2015
USD
2400
USD
2300
USD
2200
USD
2100
USD
2000
USD
1950
MARET
11
25
2015
USD
1900
USD
1800
USD
1750
APRIL
15
29
2015
USD
2300
USD
2200
USD
2100
USD
1800
USD
1750
USD
1650
MEI
12
2015
USD
2450
USD
2350
USD
2250
USD
2200
USD
2100
USD
2000
JUNI
1
2015
R A M A D H A N
JUNI
28
2015
USD
3900
USD
3700
USD
3600
USD
2950
USD
2850
USD
2750
Flight ● SV ● QR ● WY ● EY ● Setaraf
· Harga USD Plus IDR 950.000,-
  •  Harga & program sewaktu-waktu dapat berubah dengan atau tanpa pemberitahuan. 
  • Aplikasi Visa yang di tolak Kedutaan Saudia, diluar kewenangan kami.
  • Untuk mendapatkan program perjalanan umroh secara rinci silahkan hubungi kami.
  • Daftarkan diri Anda segera sebelum kehabisan quota.
20.11

20.11

Informasi Umrah

Informasi Umrah
Situs ini memberikan Informasi Umrah yang sangat lengkap, melihat betapa pentingnya Informasi Umrah yang benar dan lengkap bagi setiap calon Jamaah Umrah, kami menyajikan informasi ini dengan sangat lengkap dan detail dilihat dari berbagai aspek, baik dari segi peribadatannya maupun dari sisi persiapan sebelum melakukan Ibadah Umrah, karena informasi umrah ini sangat dibutuhkan oleh setiap muslim terutama yang bermaksud untuk menunaikan Ibadah ini.

Informasi Umrah yang disediakan dalam situs ini mencakup tatacara melaksanakan Umrah yang benar hingga pengetahuan cara melaksanakan thawaf dengan benar, bahkan kami juga memberikan bekal sejarah tentang kota suci Makkah dan Madinah, serta sejarah tempat-tempat penting di Makkah dan Madinah, berikut riwayat pembangunan Ka'bah, Masjid Haram Makkah, Masjid Nabawi dan Masjid-Masjid yang lain yang terletak di kedua tanah suci tersebut, serta napak tilas perkembangan Isalam.

Untuk melengkapai Informasi Umrah dalam situs ini kami menjelaskan juga bagaimana cara memilih travel Umrah yang baik agar tidak terjebak dalam penipuan dengan kedok Ibadah yang semakin marak dengan money game nya untuk menjaring sebanyak mungkin dari muslimin yang tulus untuk menunaikan Ibadah umrah, dengan pembekalan pengetahuin ini insyaallah kami bermaksud untuk membantu mensosialisasi agar tidak terjadi lagi hal-hal semacam itu.

Tentunya Informasi Umrah yang kami sajikan mencakup setiap unsur ibadah atau Mansik umrah yang merupakan bekal utama utama bagi calon jamaah umrah, dari mulai rukun-rukun umrah, kewajiban-kewajiban umrah, apa perbedaan antara wajib dan rukun umrah, bahkan kami juga menjadwalkan bimbingan Informasi Umrah secara langsung yang dapat di ikuti oleh setiap muslim.

Untuk melengkapai Informasi Umrah kami menyajikan sejarah tempat-tempat penting yang berhubungan dengan pelaksanaan ibadah suci ini, seperti Arafah, Mina, Jamarat dan Hikmah melempar jamrah dan tempat tempat bersejarah lainnya yang biasanya dikunjungi oleh jamaah umrah ketika berada di tanah suci Makkah dan Madinah Munawwarah.

Selain Informasi Ubudiah kami selalu menyediakan informasi harga dan jadwal keberangkatan umrah terbaru sepanjang tahun, jadi dengan mudah Anda bisa memilih paket umrah yang mana yang cocok untuk Anda, dengan hadirnya kami di berbagai kota sangat memudahkan Anda untuk mendapatkan informasi umrah terkini dan akarat dari kami, bahkan kami menyajikan pendaftaran online yang sangat memudahkan Anda yang sibuk dan tidak ada waktu untuk datang langsung ke kantor kami.

Informasi Umrah
Untuk menambah informasi umrah kami senantiasa menukis dan menyajikan berbagaimacam informasi umrah terbaru untuk Anda sebab itu selalu terhubunglah dengan cara mengikuti kami di Google Plus kami atau gabung di RSS sehingga tidak ada informasi-informasi penting mengenai umrah dan haji yang Anda lewatkan, bersama kami semakin mengenali Ibadah yang akan Anda lakukan agar tidak terjebak dalam pelaksanaan ibadah yang salah apalagi Bid'ah.
21.09

21.09

Masjid Qiblatain

Nama Masjid Qibtalainini kembali ke masa awal Islam ketika para sahabat Muhammad  S.A.W. menamakan Masjid Qiblatain ini sesuai dengan suatu peristiwa yang terjadi, dahulu pada masa Sahabat Masjid ini terkenal dengan sebutan Masjid Bani Salamah.

Masjid QiblatainRasulullah S.A.W.  memimpin Sholat  ketika ia menerima wahyu dari Allah pada hari Senin bulan Rajab waktu sholat dhuhur  yang memerintahkan Rasulullah S.A.W. untuk mengambil Ka'bah sebagai kiblat saat melaksanakan Sholat baik fardlu ataupun sunnah.
قد نري تقلب وجهك في السماء فلنولينك قبلة ترضاها فول وجهك شطر المسجد الحرام و حيثما كنتم فولوا وجوهكم شطره
Surat Al-Baqoroh, Ayat (144)

Rasulullah S.A.W. yang telah menghadap Yerusalem disaat shalat, setelah menerima wahyu ini, segera berbalik untuk menghadap Makkah, dan para sahabat yang melakukan sholat berjamaah sebagai ma'mum di belakangnya juga ikut pindah.
Masjid Bani salamah ini setelah kejadian teresbut dikenal sebagai Masjid al-Qiblatain ('Masjid Dua Qiblas' ).

Para peziarah yang pergi ke Makkah untuk Haji  atau Umroh sering mengunjungi Madinah dan di saat mereka city tour di kota madinah selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke Masjid Qiblatain yang sangat terkenal dalam sejarah ini.

Hadist:
عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال: بينما الناس بقباء في صلاة الصبح إذ جاءهم آتٍ ، فقال : إن النبي صلى الله عليه وسلم قد أُنزل عليه الليلة قرآن ، وقد أُمِـر أن يَستقبل القبلة فاستقـبِـلُوها ، وكانت وجوههم إلي الشام ، فاستداروا إلى الكعبة.

Diriwayatkan dari Abdullah Ibn Umar Radiallahu anhuma dia berkata: Ketika manusia sedang di Masjid Quba' untuk melaksanakan sholat subuh tiba-tiba datang seorang sahabat dan berkata Bahwasanya malam ini  telah di turunkan Al-Quran kepada Nabi S.A.W. dan sungguh telah di perintahkan untuk menghadap Qiblah, dan dulunya mereka menghadap Syam (Baitil Maqdis) lalu mereka memutar untuk menghadap Ka'bah.
 

Setelah terjadinya perintah pindahnya Qiblah ini Rasulullah dan Kaum Muslimin tidak lagi di perbolehkan Sholat menghadap Baitil Maqdis karena hukum sudah di Nusakh ( di ganti dengan hukum baru dalam hal menghadap Qiblah saat Sholat ), Jika ada yang melakukan itu maka Sholatnya dinyatakan tidak sah, dan jika sudah tau namun tetap melakukannya maka tergolong orang-orang yang ingkar Al-Qur'an dan ingkar Hadist. Wal 'iazdu Billah min zdalik.
22.12

22.12

Sejarah Kota Makkah

Makkah SekarangKota Makkah sekarang adalah salah satu kota bagian dari Kingdom Of Saudi Arabia, semenjak dahulu Kota Makkah merupapan jalur lalu lintas perdagangan antara dua kota besar yaityu Syam ( Syria ) dan Yaman, sehingga penduduk makkah banyak berprofesi sebagai pedagang, bahkan Rasulluah S.A.W. sendiri sebelum terpilih menjadi Rasul akhir zaman sempat berdagang bersama majikan yang akhirnya menjadi istri pertama beliau yaitu sayyidatuna Khodijah.

Sepeninggalnya masa Ibrahim dan putranya yang bernama Ismail, yang menguasai Kota Makkah baik dari segi peribadatan dan pemerintahan adalah Bani Ismail "keturunan Ismail bin Inrahim a.s." sampai sekitar abad ke lima masehi terjadi pecahnya bendungan air di arab selatan sehingga penduduk arab selatan mengungsi dan pindah ke daerah yang aman, sedangkan di antaranya mereka yang mengungsi adalah kelompok Khuza'ah, mereka pindah ke Makkah dengan cara paksa dan merampas kepemimpinan dari bani ismail, mulai dari situlah khuza'ah menguasai kota makkah.

Salah seorang dari keturunan Bani Ismail yang bernama Qusai melakukan perlawanan untuk merebut kembali Kota Makkah yang sebenarnya itu adalah bagian dari hak Bani Ismail, tindakan ini sangat didukung oleh kalangan arab yang lain sehingga langkah Qusai berbuah dengan keberhasilan yang cemerlang.

Seusai mengembalikan kekuasaan Kota Makkah ke tangan Bani Ismail Qusai segera membangun balai permusyawaratan rakyat yang di berinama dengan Dar Al-Nadwah, disinilah Qusai dan penduduk Kota Makkah melakukan musyawarah perihal peribadatan dan pemerintahan. 

Nama dan julukan kota Makkah
Sesuai budaya arab bila mereka mengagumi dan menghormati sesuatu maka, mereka akan memberi gelar dan julukan yang banyak padanya.

Makkah memiliki nama yang sangat banyak hampir 50 nama, diantaranya: 
01. Makkah: berdasarkan alqur’an Surat:Al Fatah Ayat:24. Allah disini menyebutnya Makkah
02. Bakkah : berdasarkan alqur’an Surat:Ali Imron Ayat:96. Allah disini menyebutnya Bakkah.
03. Al-Balad: berdasarkan alqur’an Surat:Al balad Ayat:01. disni Allah menyebutnya ALBALAD.
04. Qaryah: berdasarkan alqur’an Surat:Al nahl Ayat:112. disini ALLAH menyebutnya Qaryah.
05. Ummul Qura: berdasarkan arqur’an Surat:Al balad Ayat:01. Disini ALLAH menyebutnya ummul qura.

Banyak lagi nama yang dimiliki makkah diantaranya: Al-Nassasah, Al-hatimah, Al-Haram, Al-Solah, Al-Bassah, Al-Ma'az, dll.

Perbatasan tanah suci Makkah

Peta perbatasan tanah suci Makkah
Setelah makkah menjadi kota yang padat pastilah makkah melebar, dan sebelum makkah menjadi kota seperti sekarang ini yang sudah sangat padat dengan aktifitas 24 jam penuh tanpa istirahat, bahkan jalan jalan di sekitar Masjid Al-Haram Makkah nyaris tak pernah kosong dan selalu ramai oleh pengguna jalan, sudah semenjak dahulu makkah mempunyai daerah haram atau daerah suci yang memiliki banyak keistimewaan serta sangat di istimewakan oleh Allah, baik dari segi fadilah Ibadah di dalam tanah suci ini maupun keistimewaan lingkungan Tanah Suci itu sendiri, diantara keistimewaan tanah suci ini adalah, Pahala Ibadah sangat besar dan dilipat Gandakan, Dilarang melakukan peperangan dengan apapun alasannya di tanah Suci in, pelaksanaan Qisos tidak boleh dilakukan didalam tanah Suci, barang-barang yang ditemukan di tanah suci ini tidak boleh diambil untuk di miliki hanya boleh di umumkan.

Perbatasan perbatasan tanah suci inilah yang menjadi Miqot (untuk niat ihrom) bagi Muslimin yang ingin melaksanakan Umroh sedangkan dia sudah berada di hotel yang terletak di sekitar Masjidi Al-haram makkah dan suda berada di dalam area tanah suci Makkah.

Tanda-tanda perbatasan tanah suci MakkahTentu anda ingin tahu siapakah peletak pertama kali batas batas tanah suci itu bukan ?, Menurut buku-buku sejarah peletak tanda-tanda perbaytasa tanah suci Makkah pertama kali adalah Nabiullah Ibrahim A.S. beliau di meletakkan batas batas tanah suci makkah ini bukan berdasarkan semaunya sendiri melainkan ditunjukkan oleh Malaikat Jibril A.S., perbatasan yang telah dipasang oleh Nabiullah Ibrahim ini tidak ada yang berani mengutak atik apalagi memindahkannya sehingga pada saat Makkah ditaklukkan oleh kaum muslimin (terkenal dengan 'Aamulfathi) Rasulullah memerintahkan sahabatnya yang bernama Tamim Ibn Asad untuk memperbaharuinya.

Terus diperbaharui kembali pada masa Kholifah Umar Bin Khattab, hingga masa kini kerajaan saudi sudah membangun tugu tanda perbatasan tanah suci di setiap perbatasan.

Jarak setiap perbatasan ini tidak sama dari Ka’bah Al-Musyarrafah, dari arah Jedah kita akan melewati batas perbatasan tanah suci yang disebut Hudaibiah (sekarang disebut syumaisy) jarak sekitar 22 Km dari masjid al haram, dari arah selatan anda akan melewati batas perbatasan tanah suci yang disebut Idhoah Libn jarak sekitar 12 Km dari masjidil haram, dari arah timur anda akan melewati batas perbatasan tanah suci yang disebut Wadi 'Urnah jarak sekitar 15 Km dari masjidil haram, dari arah timur laut anda akan melewati batas perbatasan tanah suci yang disebut Ja'ronah jarak sekitar 16 Km dari masjidil haram, para peziarah pasti pernah berkunjung ke sana saat city tour kota Makkah dan sekitarnya, dari arah utara anda akan melewati batas perbatasan tanah suci yang disebut Tan'im jarak sekitar 7 Km dari masjidil haram. bila anda masuk Makkah dari Madinah pasti melewati daerah ini disebelah kiri jalan ada masjid lumayan besar namanya Masjid A’isyah (tan’im).

Bagi Anda yang ingin menunaikan Ibadah Umroh pastilah Anda akan berkunjung ke Makkah Al-Mukarromah ini, sebelum Anda menunaikan Ibadah Umroh saya sarankan untuk mempelajari cara melaksanakan Umroh dengan benar agar pelaksanaan Umroh yang akan Anda lakukan nanti sesuai dengan tuntunan Rasulullan S.A.W.
22.11

22.11

Masjid Nabawi

Masjid Nabawi ini adalah salah satu Masjid yang sangat dianjurkan untuk di kunjungi atau di ziarahi bahkan jika harus dengan susah payah sekalipun, berdasarkan Hadist Sohih: 
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ:( لا تشد الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد، مسجدي هذا والمسجد الأقصى والمسجد الحرام ). روى ابن حبان وأحمد الطبراني بسند حسن 
Dari Abi Hurairoh r.a. berkata: Rasulullah S.A.W. bersabda: Perjalanan "menuju Masjid" tidak boleh di paksakan kecuali menuju tiga Masjid, Masjidku ini (Masjid Al-Nabawi), Masjid Al-Aqsho, dan Masjid Al-harom di Makkah Al-Mukarromah. diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Ahmad Al-Tabroni dengan sanad yang hasan.

Masjid Nabawi
Masjid yang diberkati ini dibangun langsung oleh Rasulullah S.A.W bersama Kaum Muslimin kala itu, Masjid ini merupakan pusat bersinarnya da'wah Islam, di Masjid inilah Rasulullah menyebarkan Islam dan mengatur kepemerintahan dan peribadatan, bagian yang utama di Masjid Nabawi ini adalah Raudloh, Rasulullah S.A.W. bersabda dalam Hadist Shohih: ما بين بيتي و منبري روضة من رياض الجنة
Antara rumah dan mimbarku adalah taman dari taman-taman syurga.

Dan didalam Masjid Nabawi terdapat Mihrob dan di samping Masjid terletaklah kamar Rasulullah S.A.W. disitulah Rasulullah S.A.W. bertempat tinggal, sekarang menjadi Quburan tempat jasad Rasulullah S.A.W. beristirahat.

Bagi yang hendak berziarah ke quburan Rasulullah S.A.W. hendaklah berziarah dengan sopan, tidak perlu merintih-rintih, dengan budi akhlak yang baik, sebaiknya berpakaian sopan, sebelum ziarah hendaklah sholat tahiyyatul masjid dahulu baru menuju quburan Rasulullah S.A.W. menghadap beliau lalu sampaikan salam pada Rasulullah dengan berkata "Assalamu alaika ya Rasulallah, asyhadu an laa ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rosuluh, kemudia bergeser ke sebalah kana satu meter dan sampaikan salam pada Abu Bakar Assiddiq r.a., lalu geser sedikit kekanan dan sampaikan salam pada Umar ibn Khottab. r.a.

Disaat berdo'a hendaklah menghadap Qiblah lalu berdo'a pada Allah S.W.T. untuk diri kita sendiri dan kaum Muslimin.

Hendaklah anda menjauhi Bid'ah yang di anggap ibadah seperti mengusap-usap atau mengecup dinding qubur Rasulullah s.a.w.

Rasulullah bersabda:
لا تجعلوا قبري عيدا، وصلوا علي فإن صلاتكم تبلغني حيث كنتم
Jangan sekali kali kalian menjadikan Quburanku tempat pesta/hariraya.

Perbanyaklah berdo'a dan baca alqur'an di Masjid Nabawi dan Raudah yang mulya ini.

Masjid Nabawi ini merupakan Sekolah pertama dalam islam, disinilah Rasulullah sebagai guru besar pembawa risalah mengajarkan para sahabat tentang kehidupan duniawi dan ukhrowi.

Sholat di masjid Nabawi ini lebih utama seribu kali daripada sholat di Masjid yang lain kecuali Masjid Al-Harom.

Pembangunan Masjid Nabawi
Bermula dari perintah Hijrah Rasulullah S.A.W. dari Makkah ke Madinah Munawwaroh, setibanya di Madinah tepatnya di kampung Quba Rasulullah istirahat disana dan membangun Masjid Quba,  kemudian Rasulullah menuju Madinah Al-Munawwaroh, sesampainya di Madinah Kaum anshor ( penduduk asli madinah yang membela rasulullah s.a.w. )  berebutan untuk menuntun unta Rasulullah agar mendapatkan kemulyaan Rasul bertempat tinggal di rumah mereka masing masing, namun Rasulullah berkata: Biarkanlah untaku berjalan karena dia sudah ada yang menuntunnya, sehingga unta Rasulullah berhenti di tempat dua anak yatim bernama Sahal dan Suhail.

Kemudian Rasulullah membeli bahan-bahan untuk membangun Masjid Nabawi bersama Kaum Muslimin, Rasulullah mengangkat bata dengan tangan yang mulia beliau sendiri, para sahabat bersama rasul seraya berkata: Ya Allah bahwasanya kehidupan ( yang haqiqi ) adalah kehidupan Akhirat, maka limpahkanlah rahmatmu pada Kaum Anshor dan Muhajirin.
Pondasi masjid Nabawi pada masa Rasulullah terdiri dari batu dengan kedalaman -+3 hasta, dan dindingnya terdiri dari bata serta tiang-tiangnya dari pohon kurma di tengah nya kosong terbuka, Masjid Nabawi kala itu masih menghadap ke Baitil Maqdis ( Palestina ), sedang panjang dindingnya dari laut keutara -+70 hasta dan lebar dari timur ke barat -+60 hasta = luas masjid 4200 hasta memiliki tiga pintu, pintu pertama berada di arah selatan atau Qiblah sekarang, pintu kedua di arah barat ( bab rahmah) dan pintu ketiga dari arah timur terkenal dengan pintu Ustman atau pintu jibril.

Disaat Allah memerintahkan pindah Qiblah ke Ka'bah saat Sholat maka Rasulullah s.a.w. membuat pintu baru dari arah utara dan menutup pintu selatan, Sholat pertama di Masjid Nabawi setelah pindah Qiblah adalah Sholat asar.

 Perluasan Masjid Nabawi
01. Masa Rasulullah S. A. W.
Sekembalinya Rasulullah s.a.w. dari peperangan khaibar tahun 7 hijri keadaan Masjid mulai terasa sempit karena bertambahnya mushollin Rasulullah memperluas Madjid Nabawi dari arah timur, barat dan utara agar bentuk masjid menjadi kotak. "Hasta -+50cm"

Setelah pembangunan Rasulullah s.a.w luas Masjid Nabawi -+2475 m/segi. para sahabat dan tabi'in andil dalam perluasan masjid nabawi, dianytaranya:

02. Para Sahabat, Umar, Ustman
03. Walid bin Abdul malik.
04. Khalifah abbasiah almahdi.
05. Khalifah Abbasiah almu'tasim billah.
06. Asyraf Qaitbai
07. Sulthon Abdul majid al-ustmani
08. Raja Abdul Aziz pendiri saudi arabia
09. Raja Fahad bin Abdul Aziz

Perluasan Kholifah Umar tahun 17 Hijriah
Khalifah Abu Bakar tidak sempat memperluas Masjid Nabawi disebabkan kesibukan beliau menghadapi peperangan murtaddin yang mencoba menghancurkan islam dengan menghasut dan adu domba.

Tapi pada masa Umar ibn Khottab r.a Masjid makin terasa sempit membuat Kholifah Umar berfikir perlu untuk melakukan pembebasan lahan di sekitar Masjid Nabawi dan beliau membeli rumah-rumah disekitar masjid dan menjadikannya bagian dari Masjid, perluasan ini dari arah utara, selatan dan barat.

Dari arah barat di tambah 20 hasta, dari arah selatan (Qiblah) 10 hasta, dari arah utara 30 hasta, sedangkan dari arah timur sama sekali tidak di tambah karena disana terdapat rumah istri-istri Rasulullah s.a.w. dengan demikian Masjid Nabawi memiliki luas 140 hasta dari arah selatan, 120 hasta dari arah timur dan barat.

Bahan-bahan yang dipilih masih sama dengan bahan bahan yang pakai pada masa pembangunan Rasulullah s.a.w. cuma tingginya menjadi 11 hasta dan menggunakan atap pelepah daun kurma.

Lantai terdiri dari kerikil aqiq dan penghadang dengan tinggi 2-3 hasta, di taksir penambahan ini mencapai -+1100 m/segi, dan masjid nabawi memiliki enam pintu, dua dari arah timur, dua dari arah barat dan dua dari arah utara.

Perluasan Masjid Nabawi pada masa Kholifah Ustman Ibn Addan tahun 29 Hijriah 
Setelah musyawarah diputuskan perlunya memperluas Masjid Nabawi maka, mulailah perluasan dari arah selatan 10 hasta, barat 10 hasta, utara 20 hasta, sedangkan dari arah timur dibiarkan sesuai pada masa Umar ibn Khottab.

Panjang dari arah utara ke selatan menjadi 170 hasta, timur ke barat 130 hasta. ditaksir total menjadi 496 m2, kali ini pembangunan masjid nabawi sangat maju dengan dinding-dinding berukiran dan tiang-tiang batu yang di susun dengan rapi serta menggunakan bahan besi, sedangkan jumlah pintu masih sama dg masa umar ibn khottob.

Perluasan Masjid Nabawi pada masa Kholifah Umawiyyah dan Abbasiyyah 
Perluasan Walid ibn Abdulmalik

Masjid Nabawi tetap seperti pembangunan Ustman hingga pada masa Walid ibn Abdulmalik tahun 88 hijriah, kemudian Walid menulis surat perintah pada gubenur Madinahnya Amr bin Abdulaziz tahun 86-93 hijriah untuk membeli rumah disekitar Masjid Nabawi dan melakukan perluasan, bahkan memerintahkan rumah-rumah istri-istri Rasulullah digabungkan dengan masjid, lalau dilaksanakanlah hingga Quburan Rasulullahpun masuk dalam project perluasan masjid nabawi.

Perluasan Walid ini mencakup arah timur, utara dan barat, hingga panjang tembok selatan menjadi 84 m, tembok utara 68 m, barat 100 m, total perluasan ini menjadi 2369 m/segi.

Pada renovasi inilah pertama kalinya dibangun menara sebanyak 4 menara disetiap pojok terdapat satu menara, dan membangun mihrob cekung untuk imam.

Perluasan Masjid Nabawi pada masa Imam Mahdi 
Setelah pembangunan Walid tadi  tidak lagi ada pembaharuan yang berarti, cuma sekedar perbaikan-perbaikan kecil.

Disaat Mahdi berkunjung ke Madinah pada hajinya tahun 160 H, beliau memerintahkan asistennya bernama Ja'far ibn Sulaiman  untuk memperluas masjid nabawi, perluasan ini memakan waktu lima tahun, dan perluasan ini cuma dari arah utasa saja, perluasannya -+ 100 hasta maka, jadilah panjang masjid 300 hasta dan lebarnya 80 hasta, perluasan ini sekitar 245 m/segi.

Berhentinya perluasan Masjid Nabawi
Masjid Nabawi terbakar pada tahun 654 H maka banyak kalangan raja dan peminpin muslim ikut andil dalam pembangunan masjid nabawi, dan yang pertama mulai investasi dalam pembangunan kembali masjid nabawi setelah kebaran ini adalah Almu'tasim Billah salah satu penguasa khilafah abbasiah.

Lalu beliau mengirim bahan dan peralatan dari bagdan dan mulailah pada tahun 655 h, kemudian khilafah abbasiah berakhir di tangan pasukan tattar.

Kemudian mulailah berlomba lomba para peminpin islam untuk membangun masjid nabawi ini, diantaranya:
01. Mansur Nuruddin Ali Bin Mu'iz Aibik Al-Sholihi, penguasa Mesir.
02. Almudhoffar Syamsuddin Yusuf bin Mansur Umar ibn Ali, Penguasa Yaman.
03. Nasir Muhammad Qolawuun Alsholihi, Penguasa Mesir.
04. Asyraf Barasbai
05. Alzdhohir Jaqmaq.

Tidak terjadi perluasan apapun hingga tahun 879 H. terjadi kebakaran kedua pada tahun 886 H, berita kebakaran ini tidak sampai pada Sulton Qaitbai penguasa mesir kala itu, hingga penduduk madinag menulis berita akan terjadinya kebakaran ini, dengan segera sultan mengirim bahan dan segala apa yang diperlukan untuk pembangunan masjid kembali dan memberinya atap pada tahun 888 H, selesai pembangunan pada tahun 890 H. perluasan ini sekitar 120 m/segi, dan dianggap sebagai perluasan terakhir masa khilafah ustmani dan masa saudi, setelah ini tidak terjadi perluasan hingga 387 tahun.

Dalam senjang masa ini terjadilah kerusakan disana sini, maka Shaikh Haram saat itu Dawud Basya meminta sulton Abdul Majid Khan kedua di istambul Ibu kota pemerintahan Ustmani tahun 1263 H, dan dikabulkan dengan perintah tahun 1265 H.

Mulailah pembangunan tahun 1265 hingga 1277 hijriah, menghabiskan waktu 13 tahun, bangunan masjid terdiri dari batu merah di bawa dari bukit baratnya zdilhulaifah terkenal sekarang dengan bukit alharam "dibukit ini ada bukti sisa sisa pengambilan batu untuk pembangunan masjid alharam" batu ini untuk tiangnya, sedangkan temboknya dari batu hitam, perluasannya sekitar 1293 M/segi.
Pembangunan ini merupakan salah satu project besar dan bangunan yang indah sampai sekarang masih ada.

Perluasan pada masa pemeritah Saudi Arabia 
Setelah kerajaan Saudi Arabia di satukan oleh raja Abdulaziz Ali Su'ud pada tahun 1365 H, terlihat kerusakan Masjid Nabawi di sana sini, lalu Abdulaziz memerintahkan untuk renovasi dan perluasan berikut jalanan di sekitar Masjid Nabawi.

Diumumkan pada tahun 1368 H keinginannya untuk memperluas dan memperbaiki masjid Nabawi, di laksanakan oleh Bin Ladin tahun 1370 H mulai pembongkaran bangunan sekitarnya, peletakan batu pertama pada tahun 1374 H dihadiri oleh delegasi negara-negara Islam lainnya.

Melihat bagusnya pembangunan Sulthon Abdul Majid masih bagus terutama bagian ukirannya maka, di putuskan untuk membiarkan bagian yang penting, pembangunan ini selesai pada tahun 1375 H dengan luas mencapai 12271 m/segi.

Singkat cerita pada masa Fahad bin abdul Aziz mencapai perluasan 165500 m/segi  dengan daya tampung 257000 Musholli, Juga menfasilitasinya dengan pelataran dengan luas 23000 m/segi, di khususkan untuk musholli 135000 m/segi memuat 250000-400000 musholli, mencapai daya tampung keseluruhan 650000-1000000 musholli.

Full AC dengan fasilitas yang luar biasa dan marmar anti panas yang indah luar biasa, ya Allah mulyakanlah siapapun yang memulyakan mu dan memulyakan  Masjidmu.
22.11

22.11